HarianLampung.co.id – Harga bahan pangan di Provinsi Lampung saat ini masih stabil dan tidak mengalami lonjakan yang signifikan. Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Evie Fatmawaty, kondisi ini telah terjaga sejak Ramadhan hingga tiga hari setelah Idul Fitri. Meskipun ada sedikit kenaikan harga untuk cabai dan bawang putih menjelang Idul Fitri, namun hal tersebut tidak terlalu mempengaruhi daya beli masyarakat.
Evie juga menegaskan bahwa ketersediaan komoditas cabai dan bawang putih masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga pangan agar masyarakat dapat menjalani momen hari raya dengan tenang dan bahagia.
Selain itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, juga menyatakan bahwa pasokan pangan yang memadai telah menjaga daya beli masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini. Dengan panen raya padi yang telah dimulai di berbagai kabupaten, serta kebijakan harga pembelian pemerintah untuk gabah petani, harga pangan di Lampung tetap terkontrol.
Meskipun demikian, untuk harga bahan pangan di Lampung saat ini antara lain bawang merah seharga Rp45.750 per kilogram, bawang putih Rp46.150 per kilogram, cabai merah besar Rp66.000 per kilogram, cabai keriting Rp66.900 per kilogram, dan masih banyak lagi. Meskipun demikian, pemerintah belum merencanakan pasar murah atau operasi pasar, namun hal tersebut kemungkinan akan dilaksanakan saat hari raya besar keagamaan berikutnya.
Dengan demikian, masyarakat di Provinsi Lampung dapat menjalani Idul Fitri dengan tenang dan bahagia berkat ketersediaan dan stabilitas harga bahan pangan yang terjaga.