HarianLampung.co.id – Dody Hanggodo mengunjungi Bendung Argoguruh, bendung tua yang mengairi lahan irigasi seluas 55.873 hektare di Lampung. Ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga infrastruktur sumber daya air di daerah tersebut. Menurutnya, bendung ini harus terus dijaga agar sumber daya air tetap tersedia untuk mendukung program swasembada pangan Presiden pada tahun 2025.
Dody juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya air yang baik, termasuk pengelolaan Bendung Argoguruh oleh Jasa Tirta. Dengan pengelolaan yang baik, bendung ini dapat memberikan manfaat komersial yang dapat digunakan untuk menjaga keberlangsungan bendung tersebut.
Selain mengunjungi Bendung Argoguruh, Dody juga melihat infrastruktur sumber daya air lainnya, seperti oplah rawa, sebagai bagian dari upaya mencapai swasembada pangan dengan menjaga sumber daya air di Lampung. Menurut data dari BBWS Mesuji Sekampung, Bendung Argoguruh memiliki spesifikasi tertentu, seperti panjang mercu 140 meter dan tinggi mercu 5 meter.
Sumber daya air di Provinsi Lampung berasal dari beberapa bendungan, seperti Bendungan Batutegi dan Bendungan Way Sekampung. Semua ini merupakan upaya untuk menjaga ketersediaan sumber daya air di Lampung, yang merupakan salah satu daerah lumbung pangan. Semua informasi ini dapat ditemukan dalam artikel di Antaranews.com dengan judul: Menteri PU: Sumber daya air di Lampung terjaga mendukung swasembada.